Beranda > Liga Spanyol > Tangis di Riazor: Super Depor Yang Tak Lagi Super

Tangis di Riazor: Super Depor Yang Tak Lagi Super



Satu dekade lalu, Deportivo La Coruna dengan julukan “Super Depor”nya mendobrak dominasi Barcelona, Real Madrid, dan Valencia, baik di liga domestik maupun Liga Champions.

Namun pekan terakhir Liga Primera 2010/11, Minggu (22/5 menjadi hari kelabu bagi Super Depor.

Sisa-sisa kejayaan dan julukan “Super” The Galicians tak berbekas ketika Juan Carlos Valeron dkk kalah 0-2 di kandang sendiri dari Valencia dan terdegradasi ke Segunda Division.

Berakhir sudah perjalanan 20 tahun Super Depor di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. Meninggalkan kenangan pemain-pemain seperti Roy Makaay hingga Diego Tristan. Deportivo mengakhiri kompetisi di peringkat 18 dengan 43 poin, menjadi tim degradasi ketiga setelah Almeria dan Hercules.

Bangkit dan lekas balik ke Liga Primera, Super Depor!


Tragis: Bek Deportivo asal Argentina, Diego Colotto, meratapi nasib timnya yang turun kasta dari Liga Primera


Dan tangis pun pecah di tribun Riazor


Gelandang Juan Rodriguez tak bisa menutupi kesedihannya di atas lapangan


Striker Riki dihibur oleh staf pelatih Deportivo


Gelandang senior Deportivo Juan Carlos Valeron dihibur oleh pelatih Miguel Angel Lotina

Follow Catatan Bola di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: