Beranda > Editorial, Liga Inggris > Gary Neville, Tuan Manchester United

Gary Neville, Tuan Manchester United



Gary Neville resmi pensiun, setelah memainkan 602 pertandingan selama 20 tahun bersama Manchester United.

Follow penulis blog Catatan Bola di @zulfikaralex

Gary Neville pensiun saat Giggs dan Scholes masih menyimpan tanda-tanya akan masa depan mereka di Old Trafford -setidaknya mungkin untuk satu musim lagi.

Sementara Beckham masih bermimpi untuk Piala Dunia -meski akhirnya ia gagal membawa venue Piala Dunia 2018 ke Inggris- dan Nicky Butt bermain di liga antah berantah Hong Kong, dan saudara kandungnya, Phil Neville, hingga kini masih prima dan menjadi kapten Everton.


Generasi Emas: Gary Neville dengan Paul Scholes, David Beckham, Ryan Giggs, hingga Keith Gillespie

Gary Neville menjadi pemain pertama yang pensiun dari “Generasi Emas” Sir Alex Ferguson. Cedera menjadi alasan utama Gary pensiun lebih dini dari rekan seangkatannya. Ia tercatat hanya tampil 33 kali dalam empat tahun terakhir.


Kiss Me: Neville mencium Paul Scholes

Sir Alex Ferguson menganggap Gary sebagai bek kanan terbaik yang pernah dimiliki Inggris pada masanya. Sebuah hal yang memang sulit dibantah.

Penerus Neville di timnas Inggris, Glen Johnson, belum mampu menjadi suksesor Gary Neville yang punya 85 caps. Belakangan, Johnson lebih sering dimainkan jadi bek kiri oleh Kenny Dalglish.


Gary Neville vs Martin Keown saat Arsenal mengalahkan United 2-0 di Old Trafford pada pertandingan Piala FA

Bek Liverpool Jamie Carragher pun menyampaikan respeknya pada Gary Neville dengan mengatakan, “Bagi saya dia adalah bek terbaik yang pernah dimiliki Premier League. Mungkin dia adalah pengumpan silang terbaik kedua setelah David Beckham yang pernah kami lihat,”

“Orang selalu mengatakan rivalitas Liverpool dan Manchester United dan tentu saja itu akan tetap ada. Kami ingin mengalahkan mereka dan mereka juga ingin mengalahkan kami, tetapi sebagai tim saya sangat menghormati Gary Neville dan Man United,”

“Kami adalah dua tim yang paling sukses, terbesar di dunia, dan bagi saya Gary Neville adalah alasan utama hal itu ada. “Dia pemain yang hebat, sangat profesional, dan bermain pada level ini dengannya dalam jangka waktu lama membuat saya angkat topi padanya,”

Video highlights final Liga Champions 1999, United vs Bayern

Bagi Gary Neville dan Sir Alex Babes seangkatannya, malam final Liga Champions di Camp Nou tahun 1999 lalu menjadi gelar juara paling dramatis diantara puluhan piala yang masuk ke lemari juara United.

Gary Neville seorang pendendam? Entahlah. Yang pasti dia akan menatap lawannya seperti serigala memburu mangsa. Patrick Vieira pernah menjadi ‘korban’ Neville.

Sebelum laga Arsenal vs United di Highbury 2005 lalu, Vieira dan Roy Keane terlibat perselisihan di ruang ganti. Ketika dua tim bersalaman sebelum kick off, Neville terlihat lama sekali menggenggam erat tangan Vieira dengan tatapan mata sangat, sangat tajam!

Video: Vieira vs Keane, dan menjadi ‘dendam kesumat’ Gary Neville

Neville kadang lebih terlihat sebagai suporter daripada pemain. Bagaimana ia menunjukkan kecintaannya pada United dan rivalitasnya dengan Liverpool dan City.


“Jari tengah untukmu, Carlos!” Gary Neville pada laga panas Manchester Derby musim 2009/10

Siapa yang paling ‘sedih’ dengan pensiunnya Gary Neville? Bukan Sir Alex Ferguson, bukan Giggs dkk, bukan pula fans Manchester United, tapi fans Liverpool!

Karena hingga akhir karirnya, Liverpludian tak akan bisa melupakan -dan membalas- aksi heroik dan provokatif Gary Neville di depan pendukung Liverpool saat Rio Ferdinand mencetak gol kemenangan di Old Trafford, 2006 lalu.

Video: Selebrasi Gary Neville di hadapan fans Liverpool

Awal 2011 ini memang jadi periode paling memusingkan Liverpludian. Pertama orang-orang Amerika yang punya klub, kedua Hodgson dan King Kenny, ketiga Torres, keempat Suarez dan Carroll, dan terakhir… tentu saja Gary Neville.

Sejak Premier League digulirkan tahun 1992 lalu, Gary Neville adalah bek kanan terbaik. Kini ia telah pensiun. Namun ‘aksinya’ di seputar lapangan hijau kemungkinan masih berlanjut karena kabarnya ia akan menggantikan Andy Gray di Sky.

Bagaimana Liverpludian, tak sabar menunggu komentator Gary Neville pada pertandingan Liverpool?

Follow Catatan Bola di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: