Beranda > Editorial, Sepakbola Asia > Jepang, Penguasa Sepakbola Asia

Jepang, Penguasa Sepakbola Asia



Jepang pemimpin Asia. Jepang pelindung Asia. Jepang cahaya Asia, Jepang JUARA ASIA! Ya, Samurai Biru untuk keempat kalinya menjadi raja sepabola Asia.

Follow penulis blog Catatan Bola di @zulfikaralex

Ketika Jepang kalah 1-2 dari Australia di kualifikasi Piala Dunia 2010 lalu (kedua tim sudah pasti lolos ke Afrika Selatan saat itu) kapten Yuji Nakazawa mengatakan, “Kami dikalahkan oleh orang yang makan pizza. Level mereka berbeda dengan kami,”

Nakazawa tak ikut tampil di Piala Asia karena cedera. Gol voli Tadanari Lee spektakuler pada babak kedua perpanjangan waktu cukup untuk menumbangkan Socceroos.

Meski ini adalah final pertama Australia sejak gabung AFC tahun 2006 lalu, Jepang tetap berstatus underdog. Apalagi Samurai Biru baru saja kehilangan Shinji Kagawa yang patah kaki dan harus absen sampai akhir musim.

Baca juga: Foto dan video final Piala Asia 2011, Jepang vs Australia

Australia dengan nama-nama beken pemainnya yang merumput di Eropa lainnya lebih diunggulkan karena di semifinal Harry Kewell dkk menggulung Uzbekistan 6-0. Sementara Jepang menyingkirkan rival dekat mereka, Korsel, via drama adu penalti.

Dari kualitas materi pemain, ini bukan skuad timnas terbaik yang dimiliki Jepang. Selain Kagawa yang cedera di semifinal, banyak pemain-pemain langganan timnas lainnya yang tak dipanggil ke Qatar karena cedera.

Selain Nakazawa, ada lagi Marcus Tulio Tanaka hingga striker Catania Takayuki Morimoto yang tak dibawa pelatih Jepang, Alberto Zaccheroni.

Zaccheroni? Ya. Sosok yang juga menjadi kartu as Jepang menjuarai Piala Asia 2011. Meski ini adalah debut Zac di turnamen internasional bersama timnas, mantan pelatih AC Milan dan Juventus itu memberi warna baru bagi Samurai Biru.

Gaya disiplin ala Eropa dan bertahan khas Italia yang dibawa Zac dipadukan dengan teknik serta kelebihan skill individu yang memang telah dimiliki pemain-pemain Jepang. Hasilnya sudah kita lihat bersama. Juara Asia.

Saat menginjakkan kaki di Doha, target juara terbilang kelewat ambisius bagi Jepang. Penampilan Jepang pun sempat diragukan di awal kompetisi. Imbang 1-1 dengan Jordania pada laga pembuka sebelum menghempaskan Arab Saudi 5-0. Jepang kemudian menyingkirkan tuan rumah Qatar dengan dramatis di perempat final untuk kemudian menyingkirkan Korsel di semifinal.

“Ketika meninggalkan Jepang (berangkat ke Piala Asia) saya mengatakan pada pemain: Kita ke Qatar, ke Piala Asia, untuk mencari pengalaman, tetapi juga untuk menjuarainya.

“Kami adalah tim yang bagus. Fakta bahwa banyak pemain muda di tim ini tak membuat kita tak bisa menjuarainya (Piala Asia).

Alberto Zaccheroni

Zac tak asal omong. Bukti nyata ada pada Tadanari Lee. Striker berusia 25 tahun itu merupakan keturunan Korea (lihat nama ‘Lee’). Ia dibawa ke Qatar sebagai debutan. Caps pertamanya bersama Nipon adalah pada laga pembuka Grup B lawan Yordania.

Uniknya lagi, gol di final ke gawang Australia adalah satu-satunya gol Lee di Piala Asia 2011 sekaligus gol pertamanya untuk timnas Jepang!

Keisuke Honda menjadi pemain terbaik Piala Asia 2011. Shinji Kagawa (21 tahun) bisa menjadi kandidat kedua andai tak cedera. Rata-rata usia pemain Jepang masih 25 tahun.

Hampir semua pemain yang ada di skuad Jepang saat ini akan menjadi tulang punggung Samurai Biru di kualifikasi Piala Dunia 2014. Dengan pengalamannya di Qatar, Zac tak lagi kesulitan lagi mencari pemain bertalenta tinggi untuk timnas Jepang.

Hingar bingar Piala Asia 2011 di Qatar telah berakhir. Keisuke Honda cs sudah kembali ke negeri Sakura. Disambut oleh pizza dari Nakazawa.

Dan Jepang pun kembali menjadi 3A, pemimpin, pelindung, dan cahaya sepakbola Asia.

Follow Catatan Bola di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

  1. 02/02/2011 pukul 10:57

    wuhh..
    menarik membacanya.
    saya izin baca sob//…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: