Beranda > Editorial, Liga Italia > Diego Simeone: Kembalinya El Cholo

Diego Simeone: Kembalinya El Cholo



Kehadirannya di Serie A tak seheboh Leonardo di Inter Milan. Namun publik sepakbola Italia bakal disuguhkan aksi dan strategi dari allenatore karismatik: Diego Simeone.

Follow penulis blog Catatan Bola di @zulfikaralex

19 Januari 2011, Diego Simeone resmi menjadi pelatih Catania. Klub medioker yang untuk bertahan di Serie A saja sudah menjadi prestasi bagi Gli Elefanti.

Simeone yang menggantikan pelatih sebelumnya, Marco Giampaolo, punya modal istimewa. Apa itu? Skuad Albiceleste ala Catania. Ya, 11 pemain Catania berpaspor negara asal Simeone, Argentina.

Mulai kiper Mariano Andujar, bek Matíias Silvestre, gelandang Ezequiel Carboni, dan striker Maxi Lopez.

Tentu Catania masih punya sejumlah pemain kunci yang bakal menjadi andalan Simeone, seperti Alessandro Potenza, Christian Terlizzi, Giuseppe Mascara, serta striker Jepang, Takayuki Morimoto.

Ini adalah kali pertama Simeone berkarir sebagai pelatih di Eropa. Sebelumnya, sejak pensiun sebagai pemain pada 2006 lalu, Simeone mengasah ilmu kepelatihannya di kompetisi domestik Argentina.

Hasilnya cukup lumayan. Sebagai pelatih rookie, ia membawa Racing Club ke papan atas Clausura 2006. Karirnya berlanjut ke Estudiantes dan langsung memberi gelar juara Arpetura pertama dalam 23 tahun klub itu dengan mengalahkan Boca Juniors pada laga terakhir.

Setelah memberi titel juara untuk Estudiantes, Simeone kemudian menjadi pelatih klub elit Argentina, River Plate, menggantikan Daniel Passarella pada akhir 2007.

Lagi-lagi Simeone meraih gelar juara liga (Clausura 2008) bersama River. Namun dengan nama besar River di kawasan Amerika Latin, kegagalan di Copa Sudamericana 2008 dari tim Meksiko, Chivas, membuat Simeone mengundurkan diri. Di kompetisi domestik, River juga mengalami penurunan prestasi dengan tanpa kemenangan dalam 11 pertandingan.

Sempat menangani San Lorenzo pada pertengahan 2009 lalu, Simeone akhirnya kembali ke Eropa untuk melatih di Italia bersama Catania.

Bisa jadi, Catania akan menjadi batu loncatan karir kepelatihan Simeone di Eropa, sama seperti saat ia pertama kali datang ke Eropa sebagai pemain dan bergabung dengan tim gurem Pisa sebelum akhirnya meraih kesuksesan bersama Inter Milan, Lazio, serta Atletico Madrid.

Sebelum gabung Catania, Simeone bahkan sempat disebut-sebut sebagai pengganti Rafa Benitez di Inter Milan, meski akhirnya Nerazzurri memilih Leonardo.

Bagi Simeone, pilihannya pada Catania adalah sebuah keputusan tepat karena akan menjadi test case pertamanya meracik strategi di ketatnya kompetisi Eropa, terlebih Serie A, liga yang dulu pernah dijuarainya bersama Lazio.

Modal lain dari Simeone adalah karakternya yang pekerja keras, seperti saat ia masih aktif bermain. Hernan Crespo, striker Parma yang juga mantan rekannya di Lazio mengatakan, “Anda tak bisa memberi keajaiban dalam dua hari, tapi dengan karakter kerasnya, ia bisa memberi dampak positif untuk Catania,”

Persis seperti julukan Simeone, El Cholo (pekerja keras) kita nantikan saja kiprah allenatore Simeone.

Dan sepertinya Catania bukan klub terakhir yang dilatih Simeone di Eropa.

Follow Ongisnade di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: