Beranda > Liga Indonesia > PSSI vs LPI: Surat ‘Dari FIFA’

PSSI vs LPI: Surat ‘Dari FIFA’



Anda meragukan keaslian surat FIFA ala PSSI? Saya pun demikian. Menurut Kompas.com, masyarakat pun meragukan keaslian surat FIFA kepada PSSI terkait LPI.

Bathur, di Facebook menulis kejanggalan-kejanggalan

1. Dikirim tanggal 10 Januari 2011 dibalas tanggal 11 Januari 2011.

Seperti yg dibilang Humas LPI, sangat janggal FIFA begitu cepat membalas surat PSSI.

Pada kasus ricuh kepemimpinan PSSI-nya Filipina (yang sepertinya lebih penting dari kasus Liga Tarkam),surat dari Sekjen PFF tanggal 6 Desember 2010 baru dibalas oleh FIFA tanggal 20 Desember 2010.

2. Halaman ke-2 hanya berisi tanda tangan saja.

Seperti yg juga dibilang Humas LPI, dalam surat resmi yg lebih dari 1 halaman sangat janggal halaman ke-2 hanya berisi tanda tangan saja. Biasanya paragraf terakhir ditarik ke halaman ke-2.

Semua mesti sudah maklum bahwa secara logika hal ini memang lazim untuk menghindari penyalahgunaan tanda tangan pada halaman ke-2.

3. Penggunaan kalimat penutup “We thank you for your cooperation” atau versi Indonesia-nya “Terima kasih atas kerjasamanya”.

Gaya kalimat tersebut sangat “Indonesia banget”. Saya sdh membaca beberapa belas contoh surat dari FIFA yang diterbitkan selama tahun 2010, tidak ada satu pun yang ditutup dengan kalimat persis seperti di atas.

Kalaupun ada kata “kerjasama/cooperation” biasanya tidak sependek itu, contohnya: “We thank you for taking note and your valuable cooperation in this matter” atau “We would like to thank you once again for your attention to the above and for your cooperation” atau “We thank you for taking note and for your valuable cooperation”.

Kata-kata “taking note” dan “attention” lebih ditekankan dan tidak pernah ketinggalan mengiringi kata “cooperation”

4. Penggunaan kata “Sincerely yours” dan bukan “Yours Sincerely”.

Boleh dicek semua surat dari FIFA selalu ditutup dengan “Yours Sincerely” karena bentuk ini bersifat formil dan biasa digunakan dalam British English.

“Sincerely yours” lebih banyak digunakan di Amerika dan lebih bersifat informil atau ada unsur keakraban antara pengirim dan penerima surat.

5. Di atas tanda tangan Sekjen FIFA tertulis “FEDERATION INTERNATIONALE FOOTBALL ASSOCIATION”

Semua juga tau kalau FIFA itu singkatannya “FEDERATION INTERNATIONALE DE FOOTBALL ASSOCIATION”.

Perhatikan ada kata “DE” sebelum kata FOOTBALL ASSOCIATION.

Semua surat FIFA yg saya baca tidak pernah kelupaan mencantumkan kata “DE”.

Selain itu, untuk surat yg ditujukan langsung ke suatu asosiasi sepak bola tertentu dengan kata lain bukan surat edaran/circular atau bukan surat kepada pihak di luar FIFA, biasanya di atas tanda tangan sekjen hanya ditulis “FIFA” saja dan tidak ditulis kepanjangannya.

6. CC (carbon copy/tembusan) kepada Sekjen AFC (Alex Soosay) tidak menggunakan gelar “Mr”.

Dalam surat formil dan demi kesopanan, tembusan yang ditujukan ke orang tertentu dan mencantumkan namanya, pasti selalu menggunakan gelar “Mr.” atau gelar lainnya.

Pada surat FIFA kepada Sekjen PFF juga ada tembusan kepada Sekjen AFC dan ditulis seperti ini:

“Cc: Mr. Alex Soosay, General Secretary, AFC”

sedangkan yang tertulis di surat kepada PSSI :

“CC: Alex Soosay, AFC, Secretary General”

Catatan redaksi – pada bagian kepala surat tertulis:
Mr Nugraha Besoes
General Secretary

Atau anda punya analisa lain tentang surat FIFA ‘ala’ PSSI ini?


Halaman 1


Halaman 2

Follow penulis blog Catatan Bola di @zulfikaralex

Follow Ongisnade di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

  1. 17/01/2011 pukul 15:22

    Memang sangat janggal. Investigasinya mantap bos…btw, mungkin gak sih kita atau seseorang di luar FIFA menanyakan langsung ke FIFA tentang keaslian surat ini? PSSI sendiri kan, saya baca beritanya, mempersilakan yg gak percaya untuk tanya ke humas FIFA.

    Semoga benar surat ini palsu, hihihi.

  2. andy
    21/01/2011 pukul 21:38

    inti na PSSI takut tersaingi oleh LPI
    krn PSSI skg sudah main politik
    saya sll dukung TIMNAS tp bkan PSSI yg ku dukung

    PSSI perlu perlu perombakan

    LPI ayo lanjutkan

  3. 26/01/2011 pukul 18:03

    PSSI ini anggotanya seperi di DPR saja, pinter omong
    Kalo orang surabaya bilangnya : MBACOT TOK!

    Saya pernah lihat demonstrasi menolak LPI di liputan6 kalo tidak salah, disana pendemo waktu diwawancarai alasan menolak LPI jawabannya adalah :
    1. Tidak enak badan
    2. Enggak tau cuma ikutan
    3. Cuma disuruh

    terasa hina sekali bahkan untuk membayar orang pura2 demopun membayar yang tidak tau apa2. hina sekali kau nurdin

    http://tv.liputan6.com/main/read/21/1045990/0/liputan6_siang_07-01-2011
    Menit 1 detik 50

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: