Beranda > Editorial, Liga Italia > Young Guns: Frederik Sorensen

Young Guns: Frederik Sorensen



Edisi kedua rubrik Young Guns Catatan Bola menampilkan profil pemain muda Juventus, Frederik Sorensen. Inilah pemain yang disebut sebagai bek masa depan Bianconeri.

Tak sulit mengenali pemain bernama lengkap Frederik Hillesborg Sorensen ini saat Juventus berlaga. Tinggi besar, aktif duel bola-bola atas, bisa bermain di posisi bek tengah atau bek sayap, dan berambut blonde (pemain pirang kedua di Juve setelah Milos Krasic).

Meski unggul bola-bola atas, Sorensen juga memiliki kontrol bola kaki yang baik. Sejak karir di level junior, pemain kelahiran 14 April 1992 sudah berposisi sebagai bek tengah.

Sorensen beberapa kali dimainkan pelatih Luigi Del Neri sebagai bek kanan, meski tidak seagresif pemain yang berposisi sebagai fullback asli, Del Neri tampaknya puas dengan pemain timnas Denmark U-17 itu.

Sorensen yang resmi gabung Lyngby tahun 2007 lalu itu terikat kontrak hingga tahun 2013, namun justru bersama Juve-lah ia melakoni laga profesional pertama saat bermain menghadapi Cesena, awal musim 2010/11. Saat itu Sorensen bermain dengan Leonardo Bonucci di jantung pertahanan Juve, menggantikan Giorgio Chiellini yang cedera. Juventus menang 3-1. Debut yang impresif untuk pemuda Denmark ini.


MASA DEPAN: Bila diikat permanen oleh Juventus, Frederik Sorensen berpotensi menjadi bek masa depan La Vecchia Signora

Sebagai bek tengah dengan tubuh menjulang tinggi, Sorensen juga menjadi andalan Juve pada setiap situasi set piece, entah itu tendangan bebas, lemparan ke dalam, hingga sepak pojok, baik bertahan maupun menyerang.

Sorensen memang beruntung mendapat kesempata bermain di tim senior Juve di saat sejumlah bek Bianconeri bertumbangan cedera, mulai Leandro Rinaudo, Zdenek Grygera, Nicola Legrottaglie, hingga kapten Giorgio Chiellini.

Tak hanya itu, Sorensen juga mampu berperan seperti Marco Motta sebagai breaker di depan duet center back. Tak seelegan Patrick Vieira atau Mohamed Sissoko, namun masih banyak waktu bagi Sorensen untuk berkembang mengingat usianya yang masih 18 tahun.

,
RIVAL SKANDINAVIA: Sorensen berduel dengan bek Roma John Arne Riise

Sebagai cameo di Juventus dan sepakbola Italia, Sorensen banyak belajar dari Bonucci dan Chielini, terutama bagaimana menerapkan strategi bertahan ala Del Neri yang kadang lebih banyak melakukan zonal marking daripada man marking. Di luar teknis, Sorensen juga masih sedikit berbahasa Inggris dan belum lancar berbahasa Italia.

Menurut Football Italia, pemain bernomor punggung ’43’ itu saat ini sedang menempuh kursus bahasa Italia, enam jam setiap pekannya, menjadi indikasi Sorensen akan lama di Italia dan menjadi salah satu bek masa depan La Vecchia Signora.

Frederik Sorensen
Tanggal lahir: 14 April 1992
Klub: Juventus (pinjaman dari Lyngby)
Tinggi: 194 cm
Berat: 80 kg
Negara: Denmark
Posisi: Bek

Follow penulis blog Catatan Bola di @zulfikaralex

Follow Ongisnade di Twitter Join Catatan Bola di Facebook

  1. delpi_erico
    14/02/2011 pukul 17:58

    bek masa depan Juventus!!

  2. tamz_Juve
    15/02/2011 pukul 10:57

    semoga bisa di permanenkan………

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: