Bentrok Suporter West Ham dan Millwall

Ini bukan syuting sekuel film Green Street Hooligan yang dibintangi Elijah Wood, suporter West Ham dan Millwall benar-benar bentrok di Upton Park, Selasa (25/8). Dua klub asal London Barat yang sudah mengakar rivalitasnya itu terjadi di Piala Carling. West Ham unggul 3-1 pada perpanjangan waktu atas Millwall.
Perkelahian antarsuporter itu terjadi setelah pendukung kedua kubu saling meneriaki ketika West Ham mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-87 melalui Junior Stanislas. Karena skor 1-1 tak berubah hingga akhir babak normal, duel dilanjutkan ke babak ekstra.
Saat West Ham unggul 2-1 pada menit 98 setelah Stanislas membobol gawang David Forde dari titik penalti, sekitar 50 penonton masuk ke lapangan. Polisi langsung bereaksi menghentikan pertandingan dan mengamankan pemain. Setelah beberapa saat, polisi berhasil menormalkan keadaan sehingga pertandingan bisa dilanjutkan.

Come on United… Suporter West Ham saling ejek dengan pendukung Millwall
Namun, keadaan hanya bertahan sebentar karena setelah Zavon Hines mencetak gol ketiga untuk West Ham di menit ke-100, gelagat kerusuhan sudah mulai terlihat di setiap sisi tribun.
Begitu wasit P. Taylor membunyikan peluit tanda pertandingan berakhir, ribuan penonton tumpah ruah ke lapangan. Polisi pun tak kuasa mengendalikan keadaan.

Suporter Millwall yang jumlahnya lebih sedikit (away) tidak mau kalah

Awal keributan antar suporter dari saling ejek dan saling tantang
“Kerusuhan terjadi di setiap tempat dan polisi tak mampu menghentikannya. Ada beberapa orang cedera. Itu (kekacauan) cukup parah. Saya melihat beberapa orang dengan wajah berdarah,” ujar saksi mata bernama Peter Simpson.
“Orang-orang saling lempar bata. Saya tak tahu dari mana mereka mendapatkannya,” kata saksi mata lainnya, John Whittingham.
Polisi juga mengakui bahwa mereka tak sanggup menghindari dan menghentikan kerusuhan itu.
“Terjadi masalah berskala besar melibatkan ratusan pendukung yang sedang kami hadapi sekarang. Petugas berusaha menahan, tetapi masih saja kacau,” ujar seorang polisi.




Suporter mulai keluar dari tempat duduk dan memasuki lapangan
Kerusuhan tidak hanya terjadi di dalam stadion. Kondisi di luar stadion tidak kalah kacau dibanding suasana di dalam stadion. Sejumlah polisi juga dikerahkan mengatasi kekacauan di luar, tetapi kerusuhan tetap berlangsung meski tak sehebat di dalam.
Skorsing Seumur Hidup
Persatuan Sepak Bola Inggris (FA) menginginkan dijatuhkannya skorsing seumur hidup bagi orang-orang yang terlibat kerusuhan pada pertandingan antara West Ham United dan Millwall.
“Kami sangat mengutuk mereka yang membuat onar di Upton Park. Baik di luar maupun dalam stadion,” kata FA dalam pernyataannya.

Salah satu korban yang terluka di kepala
Seorang pria berusia 44 tahun dilarikan ke rumah sakit karena luka tusukan. “Kami akan segera bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk polisi dan klub untuk menghimpun fakta-fakta.”
“Kami berharap semua orang melakukan kejahatan itu tidak boleh lagi terlibat dalam sepak bola seumur hidup, tidak ada tempat bagi mereka dalam sepak bola kami,” kata FA.

Kerusuhan meluas hingga ke luar stadion

Satu orang tertusuk, ratusan lainnya luka-luka
Sementara itu pihak West Ham mengatakan bahwa mereka akan melakukan investigasi atas insiden itu.
“Kami tidak memberi toleransi terhadap sikap yang tidak bisa diterima itu, dan kami akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap siapa pun yang bertanggung jawab, termasuk sanksi skorsing seumur hidup,” demikian pernyataan West Ham. (foto: Dailymail, The Sun)
—
(*) Ditulis oleh Zulfikar Aleksandri, jurnalis dan kolumnis di media online sepak bola nasional.


