Langkah Mundur Old Firm
Bursa transfer menjadi hal yang paling ditunggu oleh beberapa kalangan dan penikmat sepakbola. Mengikuti arus keluar masuk dan perpindahan pemain tidak kalah seru dengan menonton 2×45 menit pertandingan sepakbola itu sendiri. Namun tidak demikian halnya dengan fans Glasgow Rangers. Pada transfer windows kali ini, suporter Rangers sedang cemas terkait kabar kepindahan striker andalan mereka, Kris Boyd, menuju klub Inggris Birmingham City.
Penggemar Scottish Premier League (SPL) khususnya fans Glasgow Rangers berharap Kris Boyd bertahan di Ibrox. Alasannya sederhana, mereka tidak rela Boyd, yang mencetak 20 gol dalam 20 pertandingan, menyeberang ke selatan (dari Skotlandia ke Inggris) bukan untuk bermain di klub Premiership, melainkan klub Championship alias Divisi Satu, Birmingham City.
Hal tersebut membuat fans Rangers dan suporter sepakbola Skotlandia pada umumnya merasa khawatir dengan perkembangan persepakbolaan Skotlandia. Rangers (dan Celtic) hingga kini masih dianggap sebagai tolok ukur sepakbola Skotlandia. Dengan tingginya rivalitas sepakbola antara dua negara Britania Raya tersebut, wajar fans di sana menginginkan “kesetaraan” dengan Premier League.
Ini bukan pertama kalinya Birmingham City “membajak” aset sepakbola Skotlandia. Pada 2007 lalu, Birmingham mengontrak pelatih Alex McLeish yang saat itu masih menangani tim nasional Skotlandia, meskipun akhirnya McLeish gagal menyelamatkan Birmingham dari degradasi.
Saat ini Birmingham City berada di urutan tiga divisi Championship dan masih mempunyai peluang besar untuk meraih satu tiket promosi ke Premiership musim depan.
Keputusan pindah tidaknya Kris Boyd dari Rangers ke Birmingham konon sudah disetujui kubu Gers, hal itu dikarenakan uang hasil penjualan striker timnas Skotlandia tersebut akan digunakan untuk menutupi kerugian keuangan yang kini melanda Rangers.
Namun bagi kalangan suporter tanah Highlinder, akan menjadi sebuah kemunduran besar bila striker terbaik di negara mereka akhirnya pindah ke klub yang hanya berlaga di divisi satu. Dari Old Firm Skotlandia menuju Championship di Inggris, sebuah hal yang tidak diinginkan oleh suporter Tartan Army. (Zul)
Komentar Pembaca