Beranda > Tak Berkategori > Gullit: “MLS Tak Ingin Sepakbola Populer di Amerika”

Gullit: “MLS Tak Ingin Sepakbola Populer di Amerika”

Mantan pelatih LA Galaxy asal Belanda, Ruud Gullit, mempunyai pendapat yang cukup mengejutkan mengenai perkembangan sepakbola di Amerika Serikat, khususnya Major League Soccer (MLS). Menurut pelaith eksentrik berambut kriwil tersebut, MLS yang mengorganisasi kompetisi sepakbola di negeri Paman Sam tidak benar-benar ingin memajukan sepakbola. Sebaliknya, MLS hanya bersifat mengontrol sepakbola di AS agar cukup maju, tetapi tidak terlalu populer. Sehingga, beberapa olahraga populer (tradisional) di AS seperti american football, rugby, baseball, dan bolabasket tetap menjadi cabang kelas satu di negara itu. Mereka sangat takut terhadap popularitas sepakbola yang bisa mengancam olahraga kegemaran Amerika. Menurut Gullit, kehadiran David Beckham di AS bersama LA Galaxy sama saja dimatikan.

David Beckham dibeli klub Los Angeles Galaxy dari Real Madrid pada Juli 2007 sialm. Mantan kapten timnas Inggris tersebut diharapkan turut mempopulerkan sepakbola di AS. Namun, menurut Gullit, karena sebenarnya Amerika tak benar-benar ingin memajukan sepakbola, kehadiran Beckham seperti “dimatikan”.

Berikut wawancara dengan Gullit yang sebelumnya menjadi pelatih Los Angeles Galaxy, disadur dari Kompas.com

Apakah Amerika benar-benar ingin memajukan sepakbola?

“Saya meragukan (Amerika) benar-benar ingin memajukan sepakbola. Saya kira, mereka malah takut terhadap sepakbola. Sebab, sepakbola begitu populer di seluruh dunia. Menurut saya, Amerika hanya mencoba mengontrol sepakbola di negaranya agar tak lebih populer dari olahraga lain yang lebih dulu populer.”

Lalu, apa alasan Amerika membeli David Beckham dengan harga mahal?

“Beckham lebih dari seorang pesepakbola. Saya kira, dia sudah melakukan pekerjaannya dengan baik untuk memopulerkan sepakbola di AS. Namun, dengan keadaan seperti itu, dia menghadapi situasi yang sangat berat.”

Lalu, apa yang mereka inginkan?

“Mereka justru tak menginginkan Beckham populer. Dalam beberapa hal, saya bisa memahaminya. Saya ragu Amerika benar-benar ingin memajukan sepakbola. Sebab, beberapa olahraga populer di sana mulai menurun. Mereka tak akan rela American Football, bolabasket, dan baseball akan kalah dari sepakbola.”

Gullit ditunjuk sebagai pelatih LA Galaxy pada November 2007. Dia saat itu merasa tertantang untuk ikut memajukan sepakbola di Amerika. Namun, Agustus lalu dia tak tahan dan akhirnya mengundurkan diri.

Anda menyesal karena menerima tawaran melatih LA Galaxy?

“Tentu saja. Apalagi setelah tahu apa yang terjadi sekarang. Saya tak tahu apakah akan menerima tawaran yang sama lagi.”

Anda dikabarkan tak mau bertatap muka dengan presiden dan manajer umum LA Galaxy. Sebenarnya, apa yang terjadi?

“Aturan dan segala hal yang terjadi di sepakbola Amerika sangat berbeda dengan yang ada di Eropa. Segala hal yang terlihat logis, justru mereka lakukan dengan cara lain. Itu akan sangat membuat frustrasi banyak pelatih. Setiap orang membicarakan hal itu di Amerika.”

Sebenarnya, kualitas MLS sendiri bagaimana?

“Saya kira cukup baik, apalagi terjadi dalam situasi seperti itu. Anda lebih banyak melakukan perjalanan dan bermain dengan temperatur yang sangat berbeda-beda secara tajam. Itu membuat pemain berat. Apalagi jika harus bermain di East Coast pada musim panas. Sebab, temperatur udara bisa mencapai 32 derajat Celsius. Makanya, sangat berat buat pemain untuk menjaga penampilan terbaik setiap minggunya.”

Apakah Anda ingin segera menjadi pelatih lagi?

“Saya kira, saya masih butuh tambahan pengalaman dulu. Saya memiliki beberapa pengalaman buruk dan tentu tak ingin mengalaminya lagi. Saya harus membangun karier secara perlahan-lahan, tak perlu langsung melompat dengan cepat. Perlu waktu untuk sukses.”

Entahlah, apakah pernyataan Gullit di atas adalah bentuk kekecewaanya setelah didepak dari LA Galaxy atau pendangan objektif tentang perkembangan “soccer” di Amerika. (Zul)

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.